3 Pertanyaan 1 Jawaban

19 Oct 2011

3 Pertanyaan 1 Jawaban

Ada seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana.

PEMUDA: Anda siapa? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
ORANG BIJAK: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.
PEMUDA: Anda yakin? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
ORANG BIJAK : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

PEMUDA : Saya punya 3 buah pertanyaan.
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya.
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba sang orang bijaksana tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.

PEMUDA(sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
ORANG BIJAK : Saya tidak marah Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan.
PEMUDA: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.

ORANG BIJAK : Bagaimana rasanya tamparan saya?
PEMUDA: Tentu saja saya merasa sakit.
ORANG BIJAK : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
PEMUDA: Ya.
ORANG BIJAK : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu !
PEMUDA: Saya tidak bisa.
ORANG BIJAK : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudNya.

ORANG BIJAK : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
PEMUDA: Tidak.
ORANG BIJAK : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
PEMUDA: Tidak.
ORANG BIJAK : Itulah yang dinamakan Takdir.

ORANG BIJAK : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
PEMUDA: Kulit.
ORANG BIJAK : Terbuat dari apa pipi anda?
PEMUDA: Kulit.
ORANG BIJAK : Bagaimana rasanya tamparan saya?
PEMUDA: Sakit
ORANG BIJAK : Walaupun setan dan neraka sama terbuat dari api, neraka tetap menjadi tempat menyakitkan untuk setan.

Sumber: http://millicent.blogdetik.com


TAGS


-

Author

Follow Me


Archive